6 hal termasuk kebiasaan baik




Sayyidina Ali bin Abi Tolib RA Berkata ada 6 kebiasaan baik dalam kehidupan sehari hari:
3 kebiasaan saat di rumah-rumah
1.       Melestarikan masjid
Dengan Menunaikan Shalat 5 waktu di dalamnya dan menjaga untuk kebersihannya
Allah menyebutkan Dalam Alquran
إنما يعمر مساجد الله من آمن بالله واليوم اللآخر .....
Orang orang yang melestarikan Hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir.
Rosulululloh SAW bersabda :
اذا رأيتم من يعتاد الى المساجد فاشهدوا له بالإيمان
Barang siapa yang melihat orang yang selalu ke masjid maka saksikanlah bahwa orang itu adalah orang yang beriman.
Ummu mahjan adalah seorang perempuan Miskin yang menjaga kebersihan masjid pada zaman Rosululloh SAW ketika wafat sahabat tidak memberi tahu kepada Rosululloh SAW ,ketika Rosululloh tahu bahwa Ummu mahjan wafat dan sahabat tidak memberitahukan kepada Rosululloh SAW maka Rosululloh SAW langsung Murka kepada Para sahabat dan bertanya dimana kuburannya kemudian Rosululloh SAW Menshalatinya .
2.       Membaca Alquran

Nabi memberi perumpamaan kepada orang mu’min yang membaca Alquran ibarat buah jeruk yang harum baunya dan enak rasanya,orang mu’min yang tidak membaca Alquran ibarat buah kurma yang tidak ada baunya dan manis rasanya,orang jahat yang membaca Alquran ibarat bunga mawar yang harum baunya dan pahit rasanya,dan orang jahat yang tidak membaca Alquran ibarat buah Handhalah(simalakama)tidak ada baunya dan pahit rasanya.
3.       Mencari teman yang baik
Teman merupakan tonggak seseorang untuk menjadi lebih baik atau tidak baik maka hati-hatilah memilih teman dan carilah teman yang bisa mengingatkan kepada Allah SWT .
Bahkan seorang ulama’ berkata teman yang shaleh lebih baik dari pada diriku sendiri ,teman yang shaleh bisa mengingatkanku ketika aku khilaf sedangkan nafsuku tidak bisa menahanku ketika berbuat khilaf.
3 kebiasaan baik saat di perjalanan
1)      Membantu membiyainya
Kalau seorang teman dalam perjalanan punya sedikit bekal dan ongkos maka bantu dengan menanggungnya dan mentraktirkannya jika memang punya uang lebih .
Inilah sifat Kaum Anshar yang lebih menghargai sahabatnya dari pada diri sendiri.
2)      Akhlak yang baik
Tidak sedikit dari orang musafir terjadi percekcokan masalah sepele karna faktor udara  panas dan capek sehingga menjadi pertengkaran yang tidak di inginkan andaikan semua pihak masing masing mempunyai Akhlaq (perangai) yang baik maka hal itu tidak mungkin terjadi.
Nabi SAW bersabda “Seorang mu’min yang berakhlaq baik lebih utama dari pada orang yang berpuasa dan bangun malam”
3)      Bercanda yang di perbolehkan
bercanda bisa menyebabkan kita lupa mati dan hati menjadi keras akan tetapi bercanda juga bisa membuat orang sedih bisa senang orang jenuh bisa segar ,saat dalam perjalanan sangat banyak masalah yang tiba tiba membuat darah langsung naik ,oleh karnanya sangat di anjurkan jika dalam perjalanan untuk menyelingkan waktu yang luang untuk bercanda,Ibnu Umar RA pernah di tanya oleh seseorang “apakah sahabat Rosululloh SAW tertawa ?” Ibnu Umar RA menjawab “Ia mereka tertawa,tertawa,tertawa akan tetapi hatinya (keimanannya) bagaikan gunung!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar